Wednesday, 3 October 2012

Paraffin Soo Meee

Wednesday, 3 October 2012

Sebenarnya perawatan ini nggak aku banget. Secara, untuk kulit muka yang cenderung berminyak adalah haram masuk ke ranah perawatan kulit kering. Namun apa mau dikata, beberapa waktu lalu pas day krim habis, kulitku berhasil teraniaya dengan sempurna. Yak! Keriiinngggg sangat!! Sebenarnya salah sendiri juga sih, kalau nggak siap day krim harusnya bisa lebih sabar buat menghadapi kulit berminyak
bukannya malah keseringan cuci muka.
Okay, intinya, aku melakukan perawatan untuk kulit kering-normal yakni PARAFFIN FACIAL. To be honest, sebenernya selain gara-gara kulit yang teraniaya kering, aku ambil facial ini karena memang lagi promo. Ketahuan deh alibinya hahahaaa… no no no, berhubung selama ini hanya familiar dengan perawatan kulit berminyak dan berjerawat, aku yang nggak ngeh sama perawatan kulit lain nih jadi excited banget pas Larissa obral Paraffin Facial. Well, aku pikir itu perawatan anyar trus dipromoin. Taunya, dese emang lagi pengen promo aja haha…

Ok, Paraffin Facial ini diperuntukkan bagi kulit normal to dry. Sebenernya kulit berminyak boleh aja sih, cuma tidak dianjurkan. Apalagi kalau sedang jerawatan, mbak-mbak di sana akan menolak mentah-mentah dengan sekuat tenaga dan jiwa mereka (sumpah, ini nggak lebay! Sodara saya ditolak keinginananya untuk paraffin
dengan tidak hormat *plak*)
So, kenapa sih Paraffin Facial ini hanya boleh bagi normal to dry saja? Karena Paraffin Facial ini menggunakan kandungan madu dan susu dalam treatmentnya. Nah, itu barang haram kan bagi jerawat?
illustration source
Okay, langkah facial ini lumayan beda sama facial biasanya. Facial ini ada tambahan mikrodermabrasi ringan dan ultrasound juga dalam treatmentnya. Nah ini dia:
  • Cleansing
  • Scrubbing
  • Massaging
Ini adalah kali pertama aku dimassage selama aku perawatan di sini. Entah karena muka udah dianggap layak dipijat atau karena perawatan yang kupilih adalah perawatan kulit muka tak berjerawat yang sah untuk dipijat. Ah, apapun itu, aku senaaaang :D
  • Warming
Ini dia tahapan yang bikin beda sama facial-facial yang lain. Kulit muka kita diangetin pakai alat yang kerasa kayak mijat-mijat gitu di kulit.
  • Mikrodermabrasi
Jangan dibayangin kayak pas mikro normal ya. Tahap ini lebih mirip kerasa kayak kuit muka disedot-sedot gitu. Tapi abis gitu, kulit jadi berasa plong.
  • PENYIKSAAN & after PENYIKSAAN treatment
Sudahlah, tak usah lah ya dibahas. Pokoknya kulit muka disterilkan dari segala ancaman seperti jerawat, komedo, lemak dan apapunlah. Lanjutnya diteruskan dengan pengeringan jerawat pakai listrik.
  • Serum
Mungkin ini yang dimaksud dengan teknik ultrasound. Kulit wajah dikasih serum yang kemudian diratakan dengan sebuah alat yang kerasanya dikulit kayak alat buat penghangat di tahap sebelumnya. Cuma rasanya adem, nggak hangat. Teknik pemasukan serum ini mirip dengan teknik penyeruman pas microderma beberapa waktu lampau.
  • Maskeran
Nah, ini adalah puncak dari Paraffin Facial. Muka kita dikasih kasa steril. Mata ditutup. Wajib ditutup untuk melindungin mata dari tetesan lilin panasnya. Aku yang biasanya nggak pernah ditutup mata pas maskeran, tetep dipaksa harus ditutup mata. Walaupun nego-nego dikit akhirnya bisa deh tuh penutupnya ditaruh di luar kassa. Setelah kassa terletak dengan baik, lilin panas cair dioleskan untuk masker. Nggak usah khawatir ya, nggak panas kok… ya ehm, dikit panasnya deh hehehe…
Oiya, bagi pelajar/mahasiswa bisa jadi member dengan melakukan perawatan apa saja lhooo (normal >IDR 100.000)
RESUME

Deep Moisturizing Paraffin Facial Treatment (normal to dry skin)

Melembabkan, mengencangkan dan mengurangi garis-garis wajah. Menggunakan masker paraffin yang mengandung susu dan madu, dibantu dengan teknologi ultrasonik dan galvanic untuk menstimulasi produksi kolagen, sesuai untuk kulit kering dan normal.
Location: Larissa Aesthetic Center Jl. C. Simanjuntak 78 Yogyakarta
Price: IDR 110.000
PROMO IDR 99.000 until Oct 7th (member only)
Pustaka: Larissa

No comments:

Post a Comment

THE SWEET-ART LIFE © 2014